PENGARUH DIGITAL AGILITY DAN RESILIENSI RANTAI PASOK TERHADAP KINERJA OPERASIONAL UMKM LOGISTIK DI ERA EKONOMI PLATFORM

Penulis

  • Sharon C. C. Angela Karu
  • Hence Kandow
  • Jennie Ruth Makatuuk

Abstrak

Ketergantungan ekonomi digital pada ekosistem platform e-commerce menempatkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) jasa logistik, kurir lokal, dan pergudangan last-mile sebagai garda terdepan kelancaran distribusi barang. Namun, tingginya volatilitas volume paket musiman, kemacetan rute distribusi kepulauan, dan disrupsi cuaca menuntut kapabilitas kelincahan digital (digital agility) dan ketahanan rantai pasok (supply chain resilience). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital agility terhadap kinerja operasional UMKM logistik, dengan resiliensi rantai pasok sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan melalui survei kuesioner terhadap 155 pemilik, manajer operasional, dan supervisor armada UMKM penyedia jasa logistik dan ekspedisi lokal di Sulawesi Utara. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil pengujian empiris menunjukkan bahwa digital agility berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi rantai pasok (β = 0,625; p < 0,001) dan kinerja operasional (β = 0,245; p < 0,001). Selanjutnya, resiliensi rantai pasok berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional (β = 0,488; p < 0,001) serta memediasi sebagian (partial mediation) hubungan antara digital agility dan kinerja operasional secara signifikan (β = 0,305; p < 0,001). Model ini mampu menjelaskan 59,1% varians resiliensi rantai pasok (R² = 0,591) dan 65,4% varians kinerja operasional logistik (R² = 0,654). Temuan ini membuktikan bahwa kelincahan mengadopsi algoritma pelacakan real-time dan optimasi rute digital merupakan prasyarat mutlak untuk membangun ketahanan armada dari keterlambatan pengiriman.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-15

Terbitan

Bagian

Articles