DETERMINAN ADOPSI CLOUD ACCOUNTING PADA UMKM: PENDEKATAN KERANGKA KERJA TOE (TECHNOLOGY-ORGANIZATION-ENVIRONMENT) DAN DAMPAKNYA TERHADAP EFISIENSI OPERASIONAL

Penulis

  • Rosdiana Simbolon
  • Maria Christy Wowor
  • Hence Kandow

Abstrak

Transformasi digital pada tata kelola keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin terakselerasi melalui pemanfaatan perangkat lunak akuntansi berbasis komputasi awan (cloud accounting). Transisi dari pembukuan manual menuju sistem awan menjanjikan kemudahan akses laporan keuangan real-time dan mitigasi kecurangan internal. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi determinan adopsi cloud accounting menggunakan kerangka kerja Technology-Organization-Environment (TOE) serta menganalisis dampaknya terhadap efisiensi operasional UMKM. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan melalui survei terhadap 175 manajer keuangan, pemilik, dan staf pembukuan UMKM di Kota Manado. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Technological Readiness (β = 0,334; p < 0,001), Organizational Readiness (β = 0,295; p < 0,001), dan Environmental Pressure (β = 0,248; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi cloud accounting. Selanjutnya, adopsi cloud accounting terbukti berpengaruh positif dan signifikan yang substansial terhadap efisiensi operasional UMKM (β = 0,562; p < 0,001). Kerangka TOE terbukti mampu menjelaskan 57,8% varians adopsi cloud accounting (R² = 0,578), sementara adopsi cloud accounting menjelaskan 31,6% varians efisiensi operasional (R² = 0,316). Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan teknologi dan dukungan organisasi internal merupakan pendorong utama adopsi akuntansi awan yang secara langsung memangkas waktu rekonsiliasi kas dan meminimalisasi biaya operasional akuntansi.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-15

Terbitan

Bagian

Articles