LITERASI KEUANGAN DIGITAL DAN INKLUSI KEUANGAN SEBAGAI DETERMINAN KETAHANAN FINANSIAL UMKM SEKTOR JASA DENGAN PERCEIVED FINANCIAL RISK SEBAGAI MODERATOR

Penulis

  • Maria Christy Wowor
  • Engelica Stevani Toreh
  • Heinrich Saneba

Abstrak

Volatilitas ekonomi dan dinamika inflasi pascapandemi menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor jasa untuk membangun ketahanan finansial (financial resilience) yang kokoh agar terhindar dari krisis likuiditas dan kebangkrutan. Pemanfaatan layanan keuangan berbasis teknologi (fintech) menawarkan akses likuiditas yang lebih luas, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kecakapan literasi digital dan persepsi risiko pemilik usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh literasi keuangan digital dan inklusi keuangan terhadap ketahanan finansial UMKM sektor jasa, serta menguji peran moderasi dari perceived financial risk. Pendekatan kuantitatif kausal diterapkan dengan metode survei kuesioner pada 170 wirausahawan sektor jasa (bengkel otomotif, salon kecantikan, percetakan, katering, dan logistik lokal) di Kota Manado. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil pengujian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital (β = 0,412; p < 0,001) dan inklusi keuangan (β = 0,328; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan finansial UMKM sektor jasa. Lebih lanjut, perceived financial risk terbukti memoderasi secara negatif dan signifikan pengaruh literasi keuangan digital terhadap ketahanan finansial (β = -0,165; p = 0,006). Hal ini mengindikasikan bahwa tingginya persepsi risiko kejahatan siber finansial dan penipuan pinjaman online ilegal memperlemah efektivitas literasi digital dalam memperkuat daya tahan keuangan usaha. Model ini berhasil menjelaskan 56,4% varians dari ketahanan finansial UMKM (R² = 0,564). Rekomendasi strategis menekankan pentingnya pendampingan mitigasi risiko siber perbankan dan tata kelola arus kas darurat bagi para pelaku wirausaha sektor jasa.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-15

Terbitan

Bagian

Articles