KEWIRAUSAHAAN DIGITAL, INOVASI MODEL BISNIS, DAN RESILIENSI BERKELANJUTAN UMKM DI TENGAH TURBULENSI LINGKUNGAN BISNIS
Abstrak
Dalam era ketidakpastian pasar yang meningkat pesat, kewirausahaan digital (digital entrepreneurship) menjadi strategi pertahanan dan pertumbuhan vital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kewirausahaan digital terhadap resiliensi berkelanjutan (sustainable resilience) UMKM, serta menganalisis peran mediasi berantai dari kapabilitas dinamis (dynamic capabilities) dan inovasi model bisnis (business model innovation). Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui survei kuesioner terstruktur terhadap 240 wirausahawan UMKM berbasis digital di Indonesia. Analisis data diestimasi menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil pengujian membuktikan bahwa: (1) kewirausahaan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapabilitas dinamis (β = 0,535; p < 0,001) dan resiliensi berkelanjutan (β = 0,268; p < 0,001); (2) kapabilitas dinamis berpengaruh positif terhadap inovasi model bisnis (β = 0,482; p < 0,001); (3) inovasi model bisnis berpengaruh positif terhadap resiliensi berkelanjutan (β = 0,456; p < 0,001); dan (4) kapabilitas dinamis dan inovasi model bisnis memediasi secara berantai hubungan antara kewirausahaan digital dan resiliensi berkelanjutan (indirect effect β = 0,118; p < 0,001; 95% CI [0,084; 0,162]). Model penelitian ini mampu menjelaskan 65,8% variansi resiliensi berkelanjutan UMKM (R² = 0,658). Temuan ini menegaskan bahwa untuk bertahan hidup melampaui fase krisis (beyond survival), pelaku UMKM harus mentransformasikan semangat kewirausahaan digital menjadi kapabilitas dinamis yang diekspresikan dalam pembaruan model bisnis yang tangguh dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 ENTREBIS: Jurnal Entrepreneurship dan Bisnis Digital

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.