KAPABILITAS KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KECERDASAN BUATAN: PENGARUH ADOPSI AI, ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN, DAN INOVASI MODEL BISNIS TERHADAP KINERJA UMKM
Abstrak
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kian bertransformasi dari instrumen komputasi teknis menjadi kapabilitas kewirausahaan strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana adopsi AI mendorong inovasi model bisnis (business model innovation/BMI) dan kinerja UMKM, menguji peran mediasi inovasi model bisnis, serta mengevaluasi peran moderasi orientasi kewirausahaan (entrepreneurial orientation/EO). Menggunakan desain survei eksplanatori kuantitatif, data dikumpulkan dari 250 wirausahawan dan manajer UMKM digital di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil empiris membuktikan bahwa: (1) adopsi AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi model bisnis (β = 0,534; p < 0,001) dan kinerja UMKM (β = 0,226; p < 0,001); (2) inovasi model bisnis berpengaruh positif dan substansial terhadap kinerja UMKM (β = 0,495; p < 0,001); (3) orientasi kewirausahaan memoderasi secara positif hubungan antara adopsi AI dan inovasi model bisnis (β = 0,188; p < 0,001); dan (4) inovasi model bisnis memediasi secara signifikan pengaruh adopsi AI terhadap kinerja UMKM (indirect effect β = 0,264; p < 0,001; 95% CI [0,208; 0,329]). Total variansi kinerja UMKM yang dijelaskan model mencapai 64,8% (R² = 0,648). Temuan ini menegaskan bahwa keunggulan kinerja berbasis AI mensyaratkan sinergi antara adopsi teknologi cerdas, keberanian mengambil risiko wirausaha, dan kelincahan merancang ulang arsitektur penciptaan nilai usaha.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 ENTREBIS: Jurnal Entrepreneurship dan Bisnis Digital

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.