TATA KELOLA PLATFORM DIGITAL DAN KETIMPANGAN KEKUASAAN: PENGARUH KONTRAK ALGORITMIK TERHADAP KINERJA DAN KEMITRAAN MITRA UMKM
Abstrak
Platform digital telah menjadi infrastruktur pasar vital bagi jutaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun struktur pasarnya sering kali dicirikan oleh ketimpangan kekuasaan (power asymmetry) dan kontrak algoritmik sepihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola platform digital terhadap kinerja mitra UMKM, menguji peran mediasi kualitas hubungan kemitraan (partnership relationship quality), serta menguji peran moderasi ketergantungan platform (platform dependency). Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui survei terstruktur dari 260 pemilik dan pengelola UMKM mitra platform e-commerce dan pesan-antar makanan daring di Sulawesi Utara dan kawasan timur Indonesia. Data dianalisis dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil empiris membuktikan bahwa: (1) tata kelola platform berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kemitraan (β = 0,542; p < 0,001) dan kinerja mitra UMKM (β = 0,235; p < 0,001); (2) kualitas kemitraan berpengaruh kuat terhadap kinerja mitra UMKM (β = 0,486; p < 0,001); (3) kualitas kemitraan memediasi secara signifikan pengaruh tata kelola platform terhadap kinerja mitra UMKM (indirect effect β = 0,263; p < 0,001); dan (4) ketergantungan platform memoderasi secara negatif pengaruh kualitas kemitraan terhadap kinerja mitra UMKM (β = -0,172; p < 0,01), di mana ketergantungan yang berlebihan justru memperlemah dampak positif kemitraan akibat posisi tawar mitra yang sangat rentan. Total variansi kinerja mitra UMKM yang dapat dijelaskan model mencapai 63,4% (R² = 0,634). Penelitian ini menggarisbawahi urgensi tata kelola platform yang adil, transparan, dan regulasi perlindungan mitra guna mencegah eksploitasi algoritmik dan menciptakan ekosistem bisnis digital yang inklusif.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 ENTREBIS: Jurnal Entrepreneurship dan Bisnis Digital

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.