SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR SMART CAMPUS MENGGUNAKAN INTEGRASI METODE BEST WORST METHOD DAN VIKOR
Abstrak
Pengembangan infrastruktur Smart Campus pada perguruan tinggi membutuhkan investasi modal dan alokasi sumber daya yang terencana secara presisi. Keterbatasan anggaran menuntut pimpinan perguruan tinggi memiliki instrumen pengambilan keputusan terstruktur dan objektif dalam menentukan prioritas implementasi. Penelitian ini mengintegrasikan metode Best Worst Method (BWM) untuk penentuan bobot kriteria dan metode VIKOR (VlseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje) untuk pemeringkatan alternatif solusi kompromi. Evaluasi melibatkan lima kriteria utama: Kesiapan Teknologi, Dampak Akademik, Kelayakan Anggaran, Keamanan Siber, dan Skalabilitas Sistem, yang diujikan terhadap lima alternatif infrastruktur kampus. Hasil pembobotan BWM menunjukkan Kesiapan Teknologi (bobot 0,342) dan Keamanan Siber (bobot 0,268) menjadi kriteria paling determinan dengan rasio konsistensi sangat tinggi (ΞΎ* = 0,042). Metode VIKOR menetapkan modernisasi jaringan nirkabel kampus berkecepatan tinggi dan data center terpadu sebagai alternatif kompromi terbaik yang memenuhi kondisi keunggulan dapat diterima (acceptable advantage) dan stabilitas keputusan (acceptable stability). Model integrasi ini memberikan kerangka kerja transparan dan terukur bagi pimpinan institusi.